Minggu, 23 Oktober 2016

Rindu Cemburu

Saya tidak tahu apa arti dari kata pertama artikel ini, tapi yang saya tahu saya merasakannya saat ini. Berat! Iya berat, bahkan semakin berat dengan kehadirannya beberapa hari bersama saya. Awalnya saya terbiasa, saya tepis kemungkinan buruk yang terjadi, saya yakinkan hati saya. Bahwa istilah "kamu dan aku akan jadi kita" adalah impian saya, saya tahu itu juga impian kamu. Kamu tahu? Berat, iya berat saat saya harus berjabat tangan denganmu. Lagi, saya harus melepasmu, agar baik, terus membaik, tentang emosional kita. Saya tidak punya kata lagi untuk menggambarkan kata pertama dari judul artikel ini.

Dari judul artikel ini terselip kata "cemburu", yang katanya kamu yang paling punya sifat itu. Nyatanya saya yang sering bete, ngelihat chat dari beberapa wanita. Saat saya mendengar suara kamu dari kejauhan saya juga mendengar deringan video call "IMO". Sontak saya bertanya, siapa malam malam gini yang memanggil dan ingin melihat wajah kamu, kecuali saya? Aishhhhh, saya tahu bahkan sangat tahu kalau kamu tidak begitu, tapi...
Saya coba besarkan hati saya, satu yang coba saya sering ungkapkan. "Kalau saya menjaga diri saya disini, saya yakin kamu pun juga akan begitu, kalau pun tidak kamu hanya berurusan dengan yang memiliki kamu sesungguhnya."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar